Wobblywobble

Month: November, 2012

Belum Menang

Kalah itu menyakitkan. Semuanya. Di segala bidang.

Kalah itu memang menyakitkan.

..

Meski kita bisa memutar sudut pandang. Namanya bukan kalah.

Belum menang.

Keberhasilan yang tertunda.

Pengalaman berharga.

..

Mungkin kita belum menang malam ini, Kawan, supaya kita punya waktu untuk mengejar 50 sekian orang, yang kita bawa nama besarnya, yang sudah lebih dulu menunaikan tugas mungkin. Semangat, Kawan di dalam dan di luar lapangan, untuk waktu dan peluhnya, terima kasih. :)

Advertisements

Shoot

Teknik Tinta Ballpoint – Digambar di balik naskah script – Di tengah adegan syuting Agra-Jani

..

Semakin kesini makin sadar, sketsaku makin lemah. Dulu udah nggak terlalu kuat. Bayangin aja kalo sekarang melemah. Daridulu sih, bakatku emang bukan di gambar. Sketsa corat-coret sering. Tapi bukan sketsa bagus yang bisa dengan mudah dibikin sama temen-temenku di arsi. Suatu yang gawat untuk perbandingan.

Tapi sore itu jadi titik penting. Di tengah proses syuting sebuah film pendek karya kakak Hendro Prasetyo (Sutradara sok cool yang bisa juga bodoh sesaat waktu ikutan ngumpet di bawah meja, gara-gara kita pake studio buat syuting secara ilegal, hahaha lol moment. Meskipun beberapa detik kemudian dia tanya, “Berapa lama kita bakal ngumpet gini?” yang disambung dengan, “Gue izinin dulu aja ah sama si bapak.” hahaha). Di tengah adegan Agra dan Jani yang terkenal di antara kru itu. “Bukan gitu caranya…” namanya. Yang udah berulang kali take di Tedjo deket Innercourt. Tiba-tiba aku pengen nyeket. Random aja. Pegang kertas naskah dialog. Bolpen gratisan Gyproc buat coret-coret ini udah adegan keberapa. Nge-sketch kasar bunderan innercourt dan sekitarnya.

And that’s it.

Suasananya failed menurutku. Terlalu berantakan. Tapi ya sudahlah, namanya sket iseng. Dan malam ini, tetiba pengen upload ini di blog sebagai pengingat; kenapa nggak kamu biasakan buat nyeket dimana-mana, Anggi? Di saat kamu lagi butuh membunuh waktu. Semua dosen selalu menyarankan itu. Dulu aku anggap angin lalu. Tapi tadi sore aku merasakan manfaatnya. Sedikit, sedikit, menguatkan sketsaku yang lemah sebelumnya.

Dan mulai malam ini bikin folder khusus ‘Sketsa’.

Tidak ada kata terlambat untuk belajar kan? :)

For A While

I need an escape. I need an escape with my 24hr friends.

Melarikan diri dari segala tetek bengek bernama tanggung jawab.

Pengecut memang.

But just for a while. Just for a while, let me think about an escape.

A sweet escape.

Ujung-ujungnya cuma ‘think an escape’ ha-haaaa.