Bali – Third Day

by njx

Kita lanjutkan…

Hari terakhir di Bali ): Nggak suka. Masih pengen lama-lama di Bali betah banget (ganti hotel tapi).

Hotel Nilai Empat

Hari ketiga tujuan kita cuma Joger sama Danau Bedugul, soalnya kita ngejar kapal sore. The best part today is Joger, of course :D Hahaha dasar gila belanja. Coba kalo aku bawa kartu debit pas itu, wow bisa terbayangkan aku belanja berapa. Sayang bodohnya gobloknya aku cuma bawa uang cash, dompet berisi kartu bla bla itu aku tinggal di bus -___- Mana masuk ke Joger-nya sendiri makan waktu setengah jam, belum milihnya, belum antri kasirnya, halaaaah yang ada aku didamprat satu bus se-sopir-sopirnya. Jadilah saya menghabiskan uang cash di tangan saya sampai ludes. Aku belanja bareng sama Ipul (yang ternyata milih-milihnya juga lama). Dan uang kita berdua habis belanja, kalo digabungin, nggak nyampe Rp.10.000,. Parah. Jadilah saya pulang Bali-Jogja cuma punya cash Rp. 5.000,.Β hahaha. Karena nggak ada jadwal mampir ATM. Sorry, no pict. Buat belanja aja waktunya kurang, gimana mau foto-foto?

Danau Bedugul

Yak, ini dia Danau Bedugul! Yakin disana dingiiiiin banget. Kabut dimana-mana. Keren banget nggak sih view-nya? Ini objek terbanyak kedua yang aku foto setelah Barong. Aku sama Dilla hunting berdua di sini. Beda banget sama Bedugul beberapa tahun lalu. Jalan setapak di antara rumah makan-rumah makannya udah hijau banget. Komplit sama air mancur, patung-patung khas Bali, dan bunga-bunga cantik. Kita juga nggak nyebrang ke taman bunga di seberang Bedugul sana karena nggak ada waktu (para lelaki ngejar waktu Jum’atan) dan nggak ada budget, tahu kan insiden Joger? Jadilah saya dan Dilla cuma muter di tepinya Bedugul, and we found this cool place,

Ini pura tertutup (pagar) yang ada di belakang rumah makan Bedugul. Sumpah I love it! Keanggunan pura dilatarbelakangi hijaunya hutan bambu… Kereeeen. Semoga foto ini cukup menunjukkan keindahannya (:

Tadi di sekolah, aku sempet diskusi juga sama Dilla sama Nia, kalo Bali bisa keren banget karena banyak faktor, salah duanya:

1. Mereka bergaul dengan warga negara asing yang punya prinsip hidup kuat dan ke-ontime-annya. Jadi mereka terbiasa hidup dengan kedisiplinan tinggi seperti itu. Dan menurut Bli Ketut, orang Bali lebih respect sama orang luar negeri daripada sama orang Indonesia sendiri. Selama perjalanan kita di Bali, bertebaran bendera-bendera negara asing peserta Piala Dunia 2010. Anywhere. Coba waktu 17 Agustus, mana ada bendera Indonesia, kata Bli Ketut seperti itu. Bli Ketut juga bilang, kalau objek wisata yang dikelola Pemda pasti bermasalah dengan warga aslinya. Aku nggak tahu ini pandangan pribadi Bli Ketut atau gimana, yang jelas hal yang aku takutin adalah… Bali lepas dari Indonesia. Masya Allah, Naudzubillahmindzalik. Ayo dong pemerintah Indonesia, lebih respect sama budaya kita…

2. Agama mereka adalah budaya mereka. Pura keluarga, rumah adat Bali, pertunjukkan seni Bali, dan segala macam bisa terus hidup dan abadi sampai sekarang adalah karena itulah agama mereka. Hidup mereka Hindu dan mereka butuh tempat beribadah dimanapun. Di pasar, rumah, sekolah, dll. Dan di mata orang asing, tempat ibadah, rumah adat, dan seni Bali adalah budaya. Jadi secara selaras, agama mereka membuat budaya mereka tumbuh merakyat. Tidak ada namanya kelangkaan pemain seni Bali, atau kelangkaan rumah adat Bali, apalagi kelangkaan pura. Many thumbs up deh! Beda sama budaya Jawa. Budaya Kejawen dan agama mayoritas Muslim, banyak yang bertolak belakang. Seperti pemujaan roh-roh, candi-candi, yang nggak sesuai sama agama. Yah tapi apapun alasannya, kita harus terus mempertahankan budaya tercinta kita (:

Aktivitas Gilimanuk

Foto ini diambil dari kapal ferry yang kita naikin. Kapal ferry perjalanan pulang ini ber-AC dalamnya. Tapi nggak bisa mengalahkan sensasi duduk di atas kapal menikmati angin laut yang oke punya sambil foto-foto norak bareng temen-temen (:

Oke mungkin itu aja cerita aku selama di Bali. Bisa dibilang ini cuma sepersepuluh cerita hehe. Banyak banget kenangan berarti selama liburan bareng Delayota 011 tercinta ini (: Jangan pernah lupakan liburan ini ya guys! Ceritakan ke anak cucu kita kelak, gimana serunya liburan bareng ini… :D

Happy holiday!

Advertisements