The Children Of Huang Shi

by njx

baik. kali ini saya ingin mengoceh tentang film The Children of Huang Shi. bukan film baru, tapi saya baru nonton beberapa hari yang lalu. faktor ketidakniatanpadamulanya. pinjem dvd ini karena covernya eye-catching, ada Jonathan Rhys-Meyers nya hahaha.

Sutradara : Roger Spottiswoode

Pemain : Jonathan Rhys-Meyers, Radha Mitchell, Chow Yun Fat, Michelle Yeoh

mengambil setting 1930 an di China, film ini lumayan. ceritanya seorang wartawan Inggris, George Hogg (Jonathan Rhys-Meyers) pengen ngeliput kerusakan di Nanjing, China yang disebabkan oleh jajahan Jepang. dia menyamar jadi petugas palang merah karena wartawan terlarang buat masuk wilayah Nanjing. apa yang dia lihat sangat mengejutkan. pembantaian etnis China dilaksanakan di tengah lapangan. anak kecil, pria, wanita, semua ditembak mati tanpa ampun. George berhasil mendapatkan gambarnya. sayang, ia tertangkap.

saat ia hampir dieksekusi mati, George diselamatkan oleh pejuang China, Chen Hanseng (Chow Yun Fat). ia pun dikirim ke panti asuhan Huang Shi untuk membantu Lee Pearson (Radha Mitchell) seorang perawat Amerika, sekaligus melindungi dirinya sendiri. disana ada 60 anak yatim piatu akibat perang dengan Jepang.

mulanya, George sama sekali tidak diterima di sana dan George juga tidak berharap tidak tinggal di sana. ia dikerjai habis-habisan. tapi melihat usaha Lee dan anak-anak disana untuk bertahan hidup, George tersentuh. ia pun berusaha untuk diterima anak-anak yatim piatu itu. karena Huang Shi tidak layak ditinggali lagi, mereka memutuskan pindah. melewati badai salju, hutan-hutan, dan gurun pasir bersama-sama membuat mereka mengerti, tentang arti keluarga dan cinta. George Hogg pun diterima sepenuhnya. tak lama setelah itu, George Hogg meninggal dunia akibat sakit. namun ia takkan pernah dilupakan anak-anak Huang Shi yang telah mencintainya.

saya suka pas adegan George mengajari anak-anak itu bermain basket dan menanam bunga matahari. dan ketika mereka sampai di panti asuhan baru, hal pertama yang mereka buat adalah ring basket. Jonathan memerankan George dengan sempurna, buat saya. dan cerita ini adalah kisah nyata. di akhir film, ditampilkan wawancara dengan anak yatim piatu Huang Shi yang masih hidup. mereka menyebut George Hogg adalah pahlawan dan legenda mereka. seperti tagline yang disebut imdb.com,

war made them orphans, one man made them legends.

dengan alur lumayan rumit, saya bisa mendapatkan moral sosial dari film ini. seorang asing pun bisa lebih menghargai sesuatu yang kadang diabaikan oleh rakyatnya sendiri. sama seperti orang asing yang amat mengagumi kebudayaan Indonesia, tapi apakah kita, rakyat Indonesia sama kagumnya dengan mereka? apakah kita bangga?

Advertisements